Kota Pekalongan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0710/Pekalongan resmi ditutup dalam sebuah upacara di Stadion Hoegeng, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kraton Kidul, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Rabu (11/3/2026) pagi.
Upacara penutupan yang berlangsung pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 250 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, menjelaskan bahwa dalam program TMMD kali ini pihaknya berhasil menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton di RW 03 dan RW 05 Kelurahan Bandengan, Kecamatan Pekalongan Utara.
“Penutupan TMMD sengkuyung tahun 2026 ini kita sudah berhasil melaksanakan pembangunan jalan rabat beton di rw 5 dan rw 3 di kelurahan bandengan Kecamatan Pekalongan Utara. Dengan volume jalan rabat beton di 3 sekmen.” ujarnya.
Ia merinci, sasaran fisik utama berupa pengecoran jalan lingkungan dengan total panjang sekitar 212 meter. Lebar jalan bervariasi antara 0,95 hingga 1,4 meter dengan ketebalan cor mencapai 40 sentimeter.
Pengerjaan tersebut terbagi dalam tiga segmen, yakni segmen pertama sepanjang 75 meter, segmen kedua sepanjang 6,8 meter, dan segmen ketiga sepanjang 130,3 meter.
Menurutnya, keberadaan jalan tersebut kini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama untuk mempermudah akses dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
“Kalau melihat kondisi sebelumnya, jalan ini sering terkena banjir, baik karena rob maupun curah hujan. Sekarang alhamdulillah sudah bisa dilalui masyarakat dan sudah diresmikan dengan nama Gang Sengkuyung,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD hingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Dari awal saya pun sempat agak meragukan apakah pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu. Tapi alhamdulillah, berkat kerja keras dari TNI, Polri, Pemerintah Kota, kecamatan, kelurahan, dan semua pihak, sampai hari ini semuanya sudah selesai 100 persen.” katanya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, menyampaikan apresiasi atas sinergi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan tersebut.
“Ini merupakan kolaborasi luar biasa antara masyarakat, TNI-Polri, pemerintah, dan juga swasta untuk mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap pembangunan Gang Sengkuyung tidak hanya memberikan dampak pada peningkatan ekonomi warga, tetapi juga pada kesehatan lingkungan.
“Sekarang sudah tidak ada lagi genangan banjir seperti sebelumnya,” tambahnya.
Perwakilan warga, Ketua RW 03 Kelurahan Bandengan Krisnawati, mengaku bersyukur atas terlaksananya program TMMD di wilayahnya.
“Dengan adanya pembangunan ini sangat bermanfaat bagi warga. Sekarang jalan sudah tidak banjir lagi dan juga bisa menjadi penahan air dari selatan supaya tidak masuk ke wilayah utara saat hujan atau saat air pasang,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program tersebut, khususnya Kodim 0710/Pekalongan dan Pemerintah Kota Pekalongan.
“Kami mewakili warga RW 03 dan RW 05 mengucapkan banyak terima kasih atas program TMMD ini. Semoga ke depan wilayah kami tidak lagi mengalami banjir seperti sebelumnya,” pungkasnya

.jpeg)